Menanamkan Karakter di Bawah Terik Mentari: Khidmatnya Upacara Bendera SDN Panaongan III
Senin, 13 April 2026, menjadi salah satu momen penuh makna bagi seluruh warga SDN Panaongan III. Di bawah terik matahari yang menyinari halaman sekolah sejak pagi, kegiatan upacara bendera Merah Putih tetap berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan lancar.
Upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Bapak Agus Sugianto, S.Pd., berjalan dengan suasana yang disiplin dan penuh kesungguhan. Seluruh siswa, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sikap yang tertib dan penuh tanggung jawab, menunjukkan semangat kebersamaan serta kecintaan terhadap tanah air.
Dalam amanatnya, pembina upacara melakukan evaluasi terhadap beberapa kekurangan yang masih terlihat dalam pelaksanaan upacara kali ini. Hal tersebut disampaikan sebagai bentuk pembinaan agar pelaksanaan upacara ke depan dapat berjalan lebih baik, lebih rapi, dan semakin mencerminkan sikap disiplin siswa.
Selain itu, Kepala Sekolah juga mengingatkan kembali berbagai program unggulan yang telah lama menjadi ciri khas SDN Panaongan III, yaitu Ba’cateng, Apel Kelas, Bersihkan Taman dan Halaman Sekolah (Bertasbih), serta Sapasate (Sarapan Pagi Bersama Teman). Program-program tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana pembiasaan pendidikan karakter bagi seluruh siswa.
Pada program Ba’cateng, kegiatan penyambutan siswa di gerbang sekolah menjadi momen penting dalam membangun karakter disiplin dan sopan santun. Siswa dibiasakan datang tepat waktu, menyapa dan bersalaman dengan guru, serta menghormati orang tua, kakak, dan adik kelas. Bahkan, siswa juga dibimbing dalam penggunaan bahasa Madura yang baik dan benar, sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus pembentukan etika berbahasa.
Melalui Apel Kelas, siswa dilatih untuk disiplin, memperkuat kekompakan, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan di masing-masing kelas. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran sosial yang sederhana namun bermakna.
Sementara itu, program Bertasbih mengajak siswa untuk peduli terhadap lingkungan. Dengan membersihkan taman kelas dan halaman sekolah, siswa belajar tentang pentingnya menjaga kebersihan, bekerja sama, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Tak kalah penting, program Sapasate mengajarkan nilai empati dan kebersamaan. Dalam kegiatan sarapan bersama, siswa diajarkan untuk saling berbagi dengan teman yang membutuhkan, serta melatih kesabaran melalui budaya antre saat pembagian makanan.
Seluruh nilai karakter yang ditanamkan melalui program-program tersebut diharapkan tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di tengah masyarakat.
Upacara bendera kali ini bukan hanya menjadi rutinitas seremonial, melainkan juga pengingat akan pentingnya membangun karakter sejak dini. Di bawah terik mentari, semangat siswa SDN Panaongan III tetap menyala, menjadi harapan bagi masa depan yang lebih baik.

Posting Komentar untuk "Menanamkan Karakter di Bawah Terik Mentari: Khidmatnya Upacara Bendera SDN Panaongan III"
Posting Komentar